
Barang antik selalu menarik perhatian, utamanya jika barang tersebut
dapat diperoleh dengan harga murah. Apalagi jika Anda bisa membuatnya
sendiri!
Kali ini kami akan menyajikan cara pembuatan vas antik aluminium.
Tetapi bahan dasar yang digunakan bukan aluminium, melainkan kayu
bekas, yang kemudian ditempeli aluminium. Anda bisa membuat sendiri vas
kayu ini, atau membeli vas yang sudah jadi. Karena nantinya akan
dilapisi dengan aluminium, Anda tidak perlu membeli vas yang bagus dan
mahal.
Sekalipun kami menampilkan polesan aluminium ini pada vas, Anda bisa
menerapkannya pada media lainnya, seperti pigura, kotak perhiasan,
tempat tisu, dll., asal benda-benda tersebut terbuat dari kayu.
1.Alat dan bahan:
-Vas kayu
-Kertas karton tebal
-Lem wallpaper
-Aluminium foil
-Cutter
-Cat antik
-Kuas
-Tisu
-Water based varnish (vernis berbahan dasar air)
-Sponge brush (spons bertangkai)
2.Bersihkan seluruh permukaan vas dengan tisu atau lap bersih. Langkah
ini perlu Anda lakukan agar lem dapat melapisi permukaan vas kayu
dengan baik.

3.Buatlah sebuah gambar pada karton tebal, lalu guntinglah mengikuti
bentuk yang sudah dibuat tadi. Anda juga bisa membuat nama Anda sendiri
jika mau.

4.Tempelkan gambar atau nama yang sudah Anda bentuk dan gunting tadi
pada vas kayu. Agar gambar/nama dapat tertempel dengan baik, oleskan
lem pada potongan karton dan juga pada vas kayu.

5.Setelah gambar tertempel dengan baik, siapkan aluminium foil. Potong
aluminium foil sedikit lebih besar dari bidang yang akan ditempeli.
Remas aluminium foil agar terlihat kusut. Tip: agar Anda tidak sulit
membuka kembali remasan aluminium, jangan meremasnya secara
sembarangan, melainkan lipatlah aluminium menjadi kecil, kemudian
tekan-tekanlah.

6.Jika aluminium foil sudah cukup kusut, buka kembali lipatannya.
Lakukanlah dengan hati-hati agar aluminium foil tidak rusak/robek.

7.Bubuhkan lem pada seluruh permukaan vas dan tempelkan aluminium foil
tadi. Gunakan jari saat menempelkan aluminium foil. Jangan mendorongnya
dengan jari, karena akan membuat hasil remasan (efek kusut) menjadi
hilang.

8.Pada bagian yang telah ditempeli potongan karton tadi, tekan-tekan
aluminium foil sehingga bentuk gambar tadi dapat terlihat dengan jelas.
Tekan-tekan terutama pada bagian tepinya.

9.Sesudah seluruh permukaan vas tertutup aluminium foil, potong aluminium foil yang tersisa di bagian tepi menggunakan cutter.

10.Siapkan cat antik. Kocok cat tersebut sampai rata dan siap
digunakan. Bubuhkan cat tersebut pada vas menggunakan sponge brush
sampai seluruh permukaan vas tertutup.

11.Setelah seluruh permukaan vas dilapisi oleh cat antik, segera lap
permukaan vas tersebut menggunakan tisu. Cat yang tertinggal pada
permukaan vas akan menimbulkan kesan antik.

12.Sebagai langkah terakhir, Anda bisa membubuhkan vernis (berbahan
dasar air) pada seluruh permukaan vas, untuk menjaga agar cat antik
yang telah dibubuhkan tidak hilang. Oleskan vernis ini tipis-tipis
saja, karena aluminium foil tidak menyerap air sehingga jika terlalu
tebal, setelah vernis mengering akan timbul bintik-bintik putih.